AKHIR DARI KEAKUANKU
SECARIK SURAT UNTUK “AKU” Umurku sekarang sudah 19 tahun. Dan kau tahu, selama 19 tahun itu aku selalu menjadikanmu sebagai yang utama dalam hidup ini. Aku tidak pernah berpikir untuk menjadikan orang lain menggantikan posisimu bahkan orang tuaku sendiri pun tidak. Aku selalu berusaha untuk membuatmu bahagia dan tidak mengeluarkan setetes air mata tanpa alasan yang masuk akal. Bagiku air matamu adalah hal yang sangat berharga. Sangking berharganya, aku rela melakukan apapun untuk menghindari hal tersebut. Sejak aku mengenal persaingan, kau selalu ingin menjadi pemenang dan menjadi pemain utama dan segala hal. Dalam perlombaan kau selalu mau mengambil bagian walaupun itu bukanlah menjadi bagianmu. Disaat ada peluang terhadap sesuatu kau selalu berusaha untuk mengungguli orang lain. Aku tidak keberatan dengan hal tersebut. Namun kadang itu terasa melelahkan. Terutama jika kau yang tidak bisa tenang menerima keadaan yang harus diterima. Kau selalu berontak dan meminta untuk dinom...